Ridwan Kamil adalah seorang arsitek dan politisi Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sejak 20181. Ia terpilih bersama Uu Ruzhanul Ulum pada Pilgub Jabar. Sebelumnya, Ridwan menduduki posisi Wali Kota Bandung1.
Ridwan Kamil lahir dengan nama lengkap Mochamad Ridwan Kamil pada tanggal 4 Oktober 1971 di Bandung, Jawa Barat. Ia adalah putra dari pasangan Atje Misbach Muhjiddin dan Tjutju Sukaesih1. Ridwan Kamil menjalani sekolah di SDN Banjarsari III Bandung antara tahun 1978–1984, SMP Negeri 2 Bandung antara tahun 1984–1987 dan SMA Negeri 3 Bandung antara tahun 1987–1990. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan tingkat perguruan tinggi di Institut Teknologi Bandung dan lulus pada tahun 1995 dengan gelar Sarjana Teknik di bidang arsitektur. Setelah itu, ia melanjutkan studinya di Universitas California, Berkeley selama dua tahun hingga memperoleh gelar Master of Urban Design1.
Ridwan memasuki dunia politik pada 2013 dengan mengajukan diri sebagai calon Wali Kota Bandung. Ia pun diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bersama dengan Oded Muhammad Danial, mereka memenangkan Pilkada Kota Bandung dengan memperoleh 45,24% suara. Mereka dilantik pada 16 September 2013 oleh Gubernur Ahmad Heryawan1. Pada penghujung masa jabatannya sebagai wali kota, Ridwan pun mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat dan terpilih untuk periode 2018 hingga 20231.
Pada Januari 2023, Ridwan Kamil resmi bergabung dengan Partai Golkar dan mendapatkan posisi Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemilih1.
Ridwan bertemu dengan kekasihnya, Atalia Praratya, ketika berada di sebuah pameran di Bandung, Jawa Barat. Saat itu, ia berusaha meyakinkan Nomi, ibunda Atalia, untuk dapat meminangnya. Ia menjadi lelaki dengan urutan 42 yang menjadi kekasih bagi Atalia. Pada 7 Desember 1996, Ridwan Kamil menikahi Atalia Praratya dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Emmeril Kahn Mumtadz atau sering dipanggil Eril dan Camillia Laetitia Azzahra atau sering dipanggil Zara1.
Ridwan Kamil adalah seorang arsitek dan politisi Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Sebagai arsitek, ia merancang struktur ikonik di Indonesia dan negara-negara lain di Asia dengan firma arsitekturnya, Urbane, dan memberikan kuliah di Departemen Arsitektur, Institut Teknologi Bandung1.
Setelah bekerja sebagai arsitek di Hong Kong, pada Juni 2004 Kamil dan rekan-rekannya mendirikan Urbane, sebuah firma arsitektur yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. Ia memperkenalkan desain modern ke dalam karyanya yang berkisar dari bangunan komersial dan menara universitas hingga museum dan masjid1.
Pada tahun 2006, Kamil adalah pemenang Young Creative Entrepreneur Award dari British Council, mewakili Indonesia dalam penghargaan International Young Design Entrepreneur of the Year1. Urbane Indonesia terdaftar dalam BCI Asia Top 10 Awards dari tahun 2008 hingga 2010 dan kembali pada tahun 20121.
Kamil juga merupakan pelopor gerakan ‘Indonesia Berkebun’ untuk membangun kebun amatir di kota-kota Indonesia1. Pada tahun 2011, proyek komunitas ini didirikan di empat belas kota di Indonesia, dengan jumlah anggota mendekati 40001.
Beberapa karya arsitektur Ridwan Kamil yang terkenal antara lain:
- Rumah Botol, Bandung: Rumah dengan dinding yang terdiri dari 30 ribu botol bekas. Rumah ini merupakan kediaman pribadi Ridwan Kamil dan keluarga sebelum dilantik menjadi Wali Kota Bandung. Dinilai sangat ramah lingkungan, rumah botol ini meraih penghargaan Green Design Award dari Asia Building Construction Information (BCI) pada tahun 20092.
- Museum Tsunami Aceh: Diresmikan pada tahun 2009, Museum Tsunami Aceh merupakan salah satu karya Ridwan Kamil. Kang Emil memenangkan sayembara desain Museum Tsunami tingkat internasional pada tahun 20072.
- Marina Bay Waterfront Master Plan, Singapura: Kang Emil juga menjadi salah satu orang Indonesia yang mengerjakan proyek Marina Bay Water Front Master Plan. Gedung Marina Bay menjadi salah satu gedung ikonik di Singapura2.
- Beijing Finance Street Super Block, Tiongkok: Beijing Finance Street Super Block, Tiongkok merupakan karya arsitektur Ridwan Kamil lainnya di luar negeri. Gedung ini memiliki ruang terbuka hijau dan area parkir tak terlihat di permukaan2.
- Ningbo Newton, Tiongkok: Berusia tepat 20 tahun, proyek Ningbo Newton di Tiongkok dikerjakan Ridwan Kamil pada tahun 20022.
Itulah beberapa prestasi dan karya Ridwan Kamil sebagai seorang arsitek. Apakah ada hal lain yang ingin Anda ketahui? 😊







Tidak ada komentar:
Posting Komentar